Itulahtadi jawaban dari Berikut merupakan ancaman-ancaman yang datang dari luar negeri, kecuali?, semoga membantu. Kemudian, Pak Guru sangat menyarankan siswa sekalian untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu tekanan uap jenuh larutan berbanding lurus dengan dengan penjelasan jawaban dan pembahasan yang lengkap. Komponenutama untuk menghadapi ancaman non militer ini adalah lembaga pemerintah di luar bidang pertahanan sesuai dengan bentuk dan sifat ancaman yang dihadapi, dengan di dukung oleh unsur-unsur lain dari kekuatan bangsa. Contoh lembaga pemerintah yang menghadapi ancaman non militer yaitu : Polisi, KPK, DPR, Satpol PP dan lain sebagainya. Tantanganinternal adalah segala bentuk gangguan dari dalam negeri yang dapat menggoyahkan kesatuan dan persatuan NKRI. Gangguan-gangguan tersebut dapat menghambat pembangunan nasional dan mengancam keutuhan negara. Berikut ini adalah sejumlah tantangan internal yang dimiliki bangsa Indonesia: Keanekaragaman Bangsa pelanggarhukum di dalam negeri maupun para aktor yang masuk jaringan kejahatan lintas negara. adalah berdasarkan tingkat ancaman di ALKI dan korelasinya terhadap integritas dan kedaulatan NKRI, yaitu sebagai berikut : Potensi ancaman di.., Syarif Thoyib, Program Pascasarjana, 2009 Hanya TNI Angkatan Laut yang memiliki daya tangkal StrategiPertahanan untuk menghadapi ancaman militer berupa agresi militer berbeda dengan strategi pertahanan dalam menghadapi ancaman yang jenisnya bukan agresi militer. Agresi militer mengancam totalitas eksistensi bangsa dan negara sehingga harus dihadapi dengan strategi pertahanan dalam kerangka operasi militer perang dengan pengerahan segenap kekuatan nasional. PendidikanPancasila dan Kewarganegaraan (Buku Guru) Apabilahal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara maka dalam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Ancaman di Bidang Sosial Budaya. Ancaman yang berdimensi sosial budaya dapat dibedakan atas ancaman dari dalam dan ancaman dari luar. Berikut adalah uraian dari masing-masing sumber ancaman. cFVLX. Ancaman dari dalam. Potensi yang dihadapi NKRI dari dalam negeri, antara lain bangsa, melalui gerakan-gerakan separatis berdasarkan sentimen kesukuan atau pemberontakan akibat ketidakpuasan daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat. sosial akibat ketimpangan kebijakan ekonomi dan pelanggaran Hak Azasi Manusia yang pada gilirannya dapat menyebabkan huru hara/kerusuhan massa. penggantian ideologi Pancasila dengan ideologi lain yang ekstrim atau tidak sesuai dengan jiwa dan semangat perjuangan bangsa Indonesia. konflik antar kelompok/golongan baik perbedaan pendapat dalam masalah politik, maupun akibat masalah SARA. atau penggulingan pemerintah yang sah dan konstitusional. Ancaman dari luar negeri Dengan berakhirnya Perang Dingin pada awal tahun 1990an, maka ketegangan regional di dunia umumnya, dan di kawasan Asia Tenggara khususnya dapat dikatakan berkurang. Meskipun masih terdapat potensi konflik perbatasan khususnya di wilayah Laut Cina Selatan, misalnya sengketa kepulauan Spratly yang melibatkan beberapa negara di kawasan tersebut, namun diperkirakan semua pihak terkait tidak akan menyelesaikan masalah tersebut melalui kekerasan bersenjata. Dapat dikatakan bahwa ancaman dalam bentuk agresi dari luar relatif kecil. Potensi ancaman dari luar tampaknya akan lebih berbentuk upaya menghancurkan moral dan budaya bangsa melalui disinformasi, propaganda, peredaran narkoba, film-film porno atau berbagai kegiatan kebudayaan asing yang mempengaruhi bangsa Indonesia, terutama generasi muda, dan merusak budaya bangsa. Potensi ancaman lainnya adalah dalam bentuk ”penjarahan” sumber daya alam melalui eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkontrol sehingga merusak lingkungan, seperti illegal loging, illegal fishing, dsb. Ucapkan Terima Kasih Dan Jadikan Ini Sebagai Jawaban Terbaik Ya, Teman?Semoga Membantu -By GusGina nitamaulita5 nitamaulita5 PPKn Sekolah Menengah Pertama terjawab berikut potensi ancaman yang dihadapi NKRI dari luar negeri kecuali.............. A. propaganda B. potensi konflik antar kelompok atau golongan akibat masalah Sara C. peredaran narkoba D. film-film dewasa ​ Iklan Iklan nikenanggarani nikenanggarani Jawaban konflik antarkelompok/golongan akibat masalah SARAPenjelasanKarena,konflik akibat SARA termasuk ancaman dari dalam negara. Kok b? Iklan Iklan Pertanyaan baru di PPKn Pemerintah provinsi sulawesi selatan telah mengeluarkan peraturan daerah nomor 2 tahun 2016 tentang penyelenggaraan pendidikan dalam hal tersebut peme … rintah provinsi sulawesi selatan telah menjalankan fungsi Membedakan norma berdasarkan sumber dan saksinya bang jawaban ny apa ya​ Bagaimana cara menumbuhkan perasaan bersyukur? Cara menciptakan kerukunan di lingkungan rumah sekolah dan masyarakat Sebelumnya Berikutnya Iklan Meskipun Indonesia sudah merdeka, namun potensi perpecahan masih sering terjadi. Hal ini terjadi karena belum stabilnya kondisi politik dan pemerintahan saat itu. Potensi yang dihadapi NKRI dari dalam negeri salah satunya adalah disintegrasi bangsa yang dilakukan melalui gerakan-gerakan separatis berdasarkan sentimen kesukuan atau pemberontakan akibat ketidakpuasan daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat. Seperti beberapa peristiwa disintegrasi bangsa yang pernah terjadi setelah kemerdekaan Indonesia diantaranya pemberontakan PKI 1948, pemberontakan APRA, pemberontakan DI/TII, Pemberontakan Andi Aziz, pemberontakan RMS, pemberontakan PRRI/Permesta dan lain sebagainya. Dengan demikian, potensi ancaman dari dalam negeri yang dihadapi Negara Kesatuan Republik Indonesia diantaranya adalah adanya potensi disintegrasi bangsa. Jadi, jawaban yang tepat adalah A. Ancaman merupakan usaha-usaha yang membahayakan kedaulatan negara, keselamatan bangsa dan negara. Potensi ancaman yang dihadapi NKRI dari dalam negeri, antara lain a. Disintegrasi bangsa, melalui gerakan-gerakan separatis berdasarkan sentimen kesukuan atau pemberontakan akibat ketidakpuasan daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat. Gerakan sparatis ini terjadi di beberapa daerah antara lain di Papua, Maluku, Aceh, Poso. Separatisme atau keinginan memisahkan diri dari negara kesatuan Republik Indonesia jika tidak diketahui akar permasalahannya dan ditanggani secepatnya akan membuat keutuhan negara Republik Indonesia terancam b. Keresahan sosial akibat kesenjangan ekonomi dan ketimpangan kebijakan ekonomi serta pelanggaran Hak Azasi Manusia yang pada gilirannya dapat menyebabkan huru hara/kerusuhan massa. c. Upaya penggantian ideologi Pancasila dengan ideologi lain yang ekstrim atau tidak sesuai dengan jiwa dan semangat perjuangan bangsa Indonesia. d. Makar atau penggulingan pemerintah yang sah dan konstitusional. e. Munculnya pemikiran memperluas daerah otonomi khusus tanpa alasan yang jelas, hingga persoalan-persoalan yang muncul di wilayah perbatasan dengan negara lain f. Pemaksaan kehendak golongan tertentu berusaha memaksakan kepentingannya secara tidak konstitusional, terutama ketika sistem sosial politik tidak berhasil menampung aspirasi yang berkembang dalam masyarakat. g. Potensi konflik antar kelompok/golongan baik perbedaan pendapat dalam masalah politik, konplik akibat pilkada maupun akibat masalah SARA h. Melakukan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme sangat merugikan negara dan bangsa karena akan mengancam dan menghambat pembangunan nasional i. Kesenjangan ekonomi, pemerataan pendapatan yang tidak adil antarkelompok dan antardaerah. j. Penyalahgunaan narkoba, pornografi dan pornoaksi, pergaulan bebas, tawuran, dan lain-lain. Selain ancaman yang telah disebutkan di atas, ada juga ancaman yang lainnya yaitu cara pengambilan keputusan melalui pengambilan suara terbanyak pun yang dianggap sebagai cara yang paling demokratis dalam menyelesaikan perbedaan pendapat seringkali menimbulkan rasa tidak puas bagi pihak yang ”kalah”, sehingga mereka memilih cara pengerahan massa atau melakukan tindak kekerasan untuk memaksakan kehendaknya Ancaman adalah setiap usaha dan kegiatan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara. Ancaman terhadap bangsa dan negara Indonesia terdiri atas ancaman militer dan ancaman militer adalah ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata yang terorganisasi serta dinilai mempunyai kemampuan yang membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa. Ancaman militer dapat berbentuk agresi, pelanggaran wilayah, spionase, sabotase, aksi teror bersenjata, pemberontakan, dan perang itu, ancaman nonmiliter atau nirmiliter memiliki karakteristik yang berbeda dengan ancaman militer, yaitu tidak bersifat fisik serta bentuknya tidak terlihat seperti ancaman militer. Ancaman nonmiliter berbentuk ancaman terhadap ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan upaya mempertahankan dan mengisi kemerdekaan, Bangsa Indonesia selalu dihadapkan pada ATHG, yaituAncaman, merupakan suatu hal atau usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan yang dilakukan secara konsepsional, kriminal, serta merupakan suatu hal atau usaha yang bertujuan atau bersifat menggugah kemampuanHambatan, merupakan suatu hal atau usaha berasal dari diri sendiri yang bertujuan melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsionalGangguan, merupakan usaha dari luar yang bertujuan melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsionalA. Ancaman dari Dalam NegeriBangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda. Perbedaan suku bangsa ini dapat menjadi sumber konflik yang dapat menyebabkan perpecahan sehingga menjadi ancaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Potensi ancaman yang dihadapi NKRI dari dalam negeri, antara lain sebagai bangsa melalui gerakan-gerakan separatis berdasarkan sentimen kesukuan atau pemberontakan akibat ketidakpuasan daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat. Contohnya di Papua, Maluku, Aceh, dan Poso. Separatisme jika tidak diketahui akar permasalahannya dan ditangani secepatnya akan membuat keutuhan Republik Indonesia sosial akibat kesenjangan ekonomi dan ketimpangan kebijakan ekonomi serta pelanggaran hak asasi manusia yang pada gilirannya dapat menyebabkan huru-hara/kerusuhan penggantian ideologi Pancasila dengan ideologi lain yang ekstrem atau tidak sesuai dengan jiwa dan semangat perjuangan bangsa atau penggulingan pemerintah yang sah dan pemikiran memperluas daerah otonomi khusus tanpa alasan yang jelas, hingga persoalan-persoalan yang muncul di wilayah perbatasan dengan negara kehendak golongan tertentu yang berusaha memaksakan kepentingannya secara tidak konflik antarkelompok/golongan, baik perbedaan pendapat dalam masalah politik, konflik akibat pilkada, maupun akibat masalah kolusi, korupsi, dan nepotisme yang sangat merugikan negara dan bangsa karena akan mengancam dan menghambat pembangunan ekonomi, pemerataan pendapatan yang tidak adil antarkelompok dan narkoba, pornografi dan porno aksi, pergaulan bebas, tawuran, dan lain-lain. Cara pengambilan keputusan melalui pengambilan suara terbanyak bisa menimbulkan rasa tidak puas bagi pihak yang kalah sehingga mereka melakukan pengerahan massa atau melakukan tindak kekerasan untuk memaksakan Ancaman dari Luar NegeriPotensi ancaman dari luar lebih berbentuk ancaman nonmiliter, yaitu ancaman terhadap ideologi, politik, ekonomi, dan sosial terhadap ideologi merupakan ancaman terhadap dasar negara dan ideologi Pancasila misalnya masuknya ideologi lain, seperti liberalisme, campurnya negara lain dalam urusan dalam negeri Indonesia, seperti masalah hak asasi manusia, hukum, pemilihan umum, dan politik liberal yang mengutamakan kepentingan individu atau kelompok menjadi ancaman dalam kehidupan demokrasi terhadap ekonomi adalah semakin bebasnya berbagai produk luar negeri yang masuk ke Indonesia, menjamurnya restoran, investasi asing, dan perusahaan asing, dapat menjadi ancaman ekonomi sumber daya alam melalui eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkontrol sehingga merusak lingkungan, seperti illegal loging, illegal fishing, penguasaan wilayah Indonesia, pencurian kekayaan alam, dan penyelundupan sosial budaya dilakukan melalui disinformasi, propaganda, peredaran narkoba, film-film porno, atau berbagai kegiatan kebudayaan terhadap pertahanan dan keamanan, antara lain berupa pelanggaran wilayah oleh kapal atau pesawat militer negara lain, peredaran narkoba internasional, kejahatan internasional, kehadiran kelompok asing yang membantu gerakan separatis, dan Mandiri Narkoba di Kalangan Anak-anak dan RemajaSetelah kalian membaca wacana di atas, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah Bagaimana perasaanmu setelah membaca wacana tersebut? Berikan merasa sedih dan prihatin, Penyebaran narkoba di kalangan remaja sangat tidak baik, anak2 yg harusnya masih dalam proses pertumbuhan dan tidak seharusnya menggunakan narkoba , karena narkoba jg tidak baik bagi kesehatan dan dapat mengganggu Menurutmu, apa yang menyebabkan semakin meningkatnya penyebaran narkoba di Indonesia?Menurut saya penyebab meningkatkatnya peredaran narkoba antara lain Pengawasan orang tua yang kurang, Pergaulan bebas, Pengaruh lingkungan, Pengaruh dari teman dekat, Bandar narkoba yang merajalela, dan Kurangnya Menurut pendapatmu, apakah penerapan hukuman mati bagi para pengedar narkoba dapat mengurangi bahkan membebaskan Indonesia dari peredaran narkoba? Berikan alasanmu!Menurut pendapat saya penerapan hukuman mati bagi pengedar narkoba akan sangat efektif apabila bandar -bandar narkoba di hukum mati maka akan jadi pembelajran bagi pengedar yang lain untuk berhenti mengedarkan Solusi apa yang dapat kalian ajukan kepada pemerintah untuk mencegah semakin meningkatnya peredaran narkoba?Menurut saya solusi yang dapat dilakukan untuk memberantas penyalahan narkoba adalah osialisasi dampak penyalahgunaan narkoba, Hukuman yang tegas dari pemerintah, Rutin melakukan razia ke temapt-tempat yang terindikasi narkoba5. Apa yang akan kalian lakukan agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba?Hal positif yang dapat dilakukan agar terhindar dari narkoba antara lain rajin beribadah, aktif di kegiatan ekstrakurikuler, memilih pergaulan yang baik, belajar dengan giat, dan mematuhi nasehat orang pembahasan mengenai Ancaman terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia . Semoga tulisan ini bermanfaat. Terima Buku PPKn Kelas IX, Kemendikbud.

berikut potensi ancaman yang dihadapi nkri dari dalam negeri kecuali